Berita
13 Jul 2026 09:26:03
Admin
Pelaksanaan MPLS Ramah 2026 untuk Sekolah Luar Biasa (SLB) mengacu pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026. Fokus utamanya adalah menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, menyenangkan, serta bebas dari perundungan dan perpeloncoan.
Untuk jenjang SLB, kegiatan dirancang sangat fleksibel dengan menitikberatkan pada adaptasi emosional, pengenalan lingkungan yang aksesibel, dan penanaman kemandirian fungsional siswa sesuai dengan ragam disabilitasnya (netra, rungu, grahita, daksa, atau autis).
1. Pagi Ceria & Pengenalan Emosi (Adaptasi Emosional)
Sebelum masuk ke materi berat, fokus utama hari-hari pertama adalah membuat anak merasa aman dan diterima di sekolah barunya.
2. Tur Sekolah Aksesibel ("Menemukan Harta Karun")
Mengenal fasilitas fisik sekolah adalah kunci kemandirian mobilitas siswa berkebutuhan khusus.
3. Praktik Kemandirian & Makan Sehat Bergizi
Mengintegrasikan program pemenuhan kebutuhan khusus (Program Khusus/Proksus) ke dalam aktivitas harian yang menyenangkan.
4. Edukasi Karakter & Kampanye Anti-Bullying (Gerakan G7KAIH)
Mengenalkan materi wajib Kemendikdasmen berupa Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dengan cara yang sederhana.
5. Simulasi Kesiapsiagaan Bencana lewat Lagu dan Isyarat
Melatih kemandirian dan respons cepat siswa SLB saat menghadapi situasi darurat di sekolah.
3 Pilar Utama Prinsip Pelaksanaan
Kunci keberhasilan MPLS Ramah di SLB terletak pada modifikasi alat dan metode. Guru diharapkan menyiapkan media pembelajaran konkret (tactile/visual), tidak memaksakan durasi aktivitas yang terlalu panjang, serta selalu melibatkan orang tua/wali murid di hari-hari awal jika siswa masih membutuhkan proses transisi yang intens.
18 Desember 2025
Admin
24 Februari 2025
Admin
21 Maret 2024
Admin
Managed By ABK Istimewa
@2022 - 2026